daia 4d

akar4d - Ahok Kecam Pimpinan DPRD DKI yang Sebut Nama Ridwan Kamil: Tak Tahu Protokol!

2024-10-07 02:43:48

akar4d,erek erek sepatu 2d,akar4d
JPNN.com » Politik » Legislatif » Ahok Kecam Pimpinan DPRD DKI yang Sebut Nama Ridwan Kamil: Tak Tahu Protokol!

Ahok Kecam Pimpinan DPRD DKI yang Sebut Nama Ridwan Kamil: Tak Tahu Protokol!

Jumat, 04 Oktober 2024 – 22:47 WIB Ahok Kecam Pimpinan DPRD DKI yang Sebut Nama Ridwan Kamil: Tak Tahu Protokol!Facebook JPNN.comTwitter JPNN.comPinterest JPNN.comLinkedIn JPNN.comWhatsapp JPNN.comTelegram JPNN.comEks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok usai Sidang Paripurna DPRD DKI, Jumat (4/10). Foto: Ryana Aryadita/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok mengkritik Ketua Sementara DPRD DKI Jakarta Achmad Yani seusai Sidang Paripurna Pelantikan Pimpinan Definitif DPRD DKI Jakarta.

Hal itu lantaran saat sidang, Ismail menyebutkan nama Calon Gubernur DKI Ridwan Kamil-Suswono terlebih dahulu dibandingkan eks gubernur, eks wagub, hingga anggota DPR dan DPD.

Dia mengaku tak berkeberatan dengan kehadiran Ridwan Kamil-Suswono yang masih berkontestasi dalam pilgub DKI Jakarta 2024.

Baca Juga:
  • Inilah Usulan Susunan Pimpinan DPRD Jakarta, Ada Sosok eks Staf Ahok

Ahok bilang, apa yang dilakukan politikus senior PKS itu melanggar UU Nomor 9 Tahun 2010 tentang Keprotokolan.

“Kalau mau ngomong jujur, semua orang boleh hadir, terbuka untuk Jakarta. Yang kalau mau kami persoal itu, ini tidak sesuai dengan UU protokol karena menyebutkan nama mereka duluan,” ucapnya saat ditemui usai sidang, Jumat (4/10/).

“Di UU Protokol mesti disebutkan sebagai tamu biasa. UU Protokol itu ada urutannya,” lanjutnya.

Baca Juga:
  • Ahok hingga Ridwan Kamil Hadiri Pelantikan Pimpinan DPRD DKI

Sebelumnya, Ridwan Kamil-Suswono menghadiri pelantikan serta sumpah pimpinan DPRD DKI Jakarta definitif periode 2024-2029.

Paskon nomor urut 1 itu menjadi satu-satunya paslon peserta Pilkada Jakarta 2024 yang hadir dalam pelantikan pimpinan dewan definitif.